Motor Berganti Matik, Suzuki Satria Jadi Kurang Laris

Suzuki Satria (oto.detik.com)
Penjualan jenis motor underbone dari Suzuki yakni Satria mengalami penurunan. Bukan tanpa alasan, beberapa faktor disebut membuat motor ayam jago itu tak lagi banyak diminati orang.
Faktor yang pertama jumlah produksinya yang memang tidak banyak. Seperti yang disampaikan Sales & Marketing 2W Department Head PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Yohan Yahya, produksi yang sedikit itu karena permintaan di pasar menurun. Dikutip oto.detik.com, Jum'at (06/07/2018).
(liputan6.com)
Meski begitu, bukan berarti produsen asal Jepang itu tidak menjual sama sekali, kata Yohan PT SIS selaku agen pemegang merek motor Suzuki di Indoensia masih dapat menjualnya hingga 3.000 unit
"Tapi kita on average kira-kira 2.500 - 3.000 masih bisa jual," ujar Yohan kepada wartawan, di Jakarta. 
Motor Matik (viva.co.id)
Faktor selanjutnya adalah tren. motor jenis underbone seperti Suzuki Satria mungkin pernah jadi tren di Indonesia, namun untuk saat ini tidak. Karena trennya sekarang adalah motor jenis matik, yang banyak diminati oleh konsumen, baik muda maupun tua, kaum pria ataupun wanita.
"Kalau kita lihat sih jika di compare dengan 5 tahun lalu 3 tahun lalu, masalah tren saja sih. Ya kalau kita lihat memang berubah underbone, backbone, agak sedikit terhambat pindah ke matik," lanjut Yohan.

Komentar